18 October 2010

Hari-Hari Semakin Jahat

Oleh: Pst. Awis
SALAHKAH BERDOA SEPERTI INI:
"kita berdoa agar dunia akan menjadi aman supaya terhenti semua peperangan, ATAU mari kita berdoa agar negara kita akan sentiasa aman dan damai..."

Kadangkala kita sering berdoa atau membawa bahan doa seperti ini.."kita berdoa agar dunia akan menjadi aman supaya terhenti semua peperangan, ATAU mari kita berdoa agar negara kita akan sentiasa aman dan damai..."

Saya tidak membantah atau mengatakan bahawa bahan doa seperti ini salah, tetapi saya sendiri memikirkan dan membandingkan maksud doa ini dan apa yang Alkitab katakan. Jika sekiranya kita mahu agar "Dunia akan sentiasa aman", bukankah kita memperlambatkan Kedatangan Yesus yang Kedua kali, atau bertentangan dengan hal yang Yesus katakan tentang keadaan akhir zaman di dalam Injil sinoptik?  Justeru kerana kekacauan dunia inilah (Markus 13: 1-37) yang akan membuatkan Yesus datang lagi, tetapi sebagai Hakim. Itu pun kerana kasih kurnia Allah sahaja maka kesengsaraan di dunia ini dipersingkatkan.

Saya berfikir, mungkin maksud dari perkataan bahan doa itu adalah hal yang baik, tetapi bagi penelaah Firman Tuhan, itu bertentangan dengan Firman Tuhan. Lalu bagaimana seharusnya?

Sebaiknya kita akan berkata seperti ini, "Kita berdoa agar kekacauan, atau segala kesengsaraan yang berlaku di dunia ini, termasuklah hal-hal yang jahat berlaku di Malaysia akan lebih menguatkan iman kita di dalam Kristus. Kita berdoa juga kepada saudara seiman kita, di mana juga mereka berada agar bertahan dan mereka akan menjadi saksi yang hidup di tengah-tengah kejahatan dunia ini"

Yang pasti, dunia akan semakin jahat, kacau dan akan terjadi hal-hal di luar jangka kita. Di Malaysia sendiri, kita hanya melihat hal-hal yang baik dipaparkan melalui media, tetapi pada hakikatnya 'orang-orang percaya' sedang dalam keadaan tertindas dan ketakutan.

Bila kita melihat situasi sebenar atau mengalami keadaan sebenar, bagaimanakah kita? Bagaimana doa kita tadi, (supaya dunia atau Malaysia aman damai) bukankah kita akan kecewa.. kita berdoa lain, keadaan sebenar terjadi hal yang lain, di mana bertentangan dengan doa kita.

Marilah, di tengah-tengah kekacauan yang semakin menjadi-jadi ini, kita terus berpegang teguh pada iman percaya kita kepada Tuhan kita Yesus Kristus. Sekiranya kita ditentukan untuk menjadi 'martyr' bagi Kristus, itu adalah ketentuan Tuhan dan Ia melakukan yang terbaik untuk kita.





1 Korintus 10:13  "Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya."

~ are-wish
Reactions:

0 comments :

Post a Comment

Sila Berikan Komen ATAU Sumbangan Artikel/Bahan Anda:-

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...