Sabah dan Sarawak adalah BERSTATUS NEGARA dan bukannya Negeri.

Sabah dan Sarawak adalah sebuah Negara yang MERDEKA DAN BERDAULAT yang mana kedua - dua NEGARA ini telah bersama-sama dengan Singapura dan Malaya untuk membentuk Persekutuan Malaysia pada 16 September 1963.

Happy Sabah (North Borneo) Independence Day 51 Years

Sabah or previously known as North Borneo was gained Independence Day from British on August 31, 1963. To all Sabahan, do celebrate Sabah Merdeka Day with all of your heart!

Sarawak For Sarawakian!

Sarawak stand for Sarawak! Sarawakian First. Second malaysian!

The Unity of Sabah and Sarawak

Sabah dan Sarawak adalah Negara yang Merdeka dan Berdaulat. Negara Sabah telah mencapai kemerdekaan pada 31 Ogos 1963 manakala Negara Sarawak pada 22 Julai 1963. Sabah dan Sarawak BUKAN negeri dalam Malaysia! Dan Malaysia bukan Malaya tapi adalah Persekutuan oleh tiga buah negara setelah Singapura dikeluarkan daripada persekutuan Malaysia.

Sign Petition to collect 300,000 signatures

To all Sabahan and Sarawakian... We urge you to sign the petition so that we can bring this petition to United Nations to claim our rights back as an Independence and Sovereign Country for we are the Nations that live with DIGNITY!

Decedent of Rajah Charles Brooke

Jason Desmond Anthony Brooke. The Grandson of Rajah Muda Anthony Brooke, and Great Great Grandson of Rajah Charles Brooke

Showing posts with label Christian Science. Show all posts
Showing posts with label Christian Science. Show all posts

17 October 2010

Apa itu Christian Science?

SUMBER: https://www.gotquestions.org/indonesia/Christian-science.html (Bahasa Indonesia)


Pertanyaan: Apa itu Christian Science?

Jawaban: 
Christian Science dimulai oleh Mary Baker Eddy (1821-1910) yang mempelopori gagasan baru mengenai spiritualitas dan kesehatan. Terinspirasi oleh pengalamannya sendiri soal kesembuhan pada 1866, bertahun-tahun lamanya Eddy melakukan pemahaman Alkitab, doa dan penelitian terhadap berbagai metode penyembuhan. Hasilnya adalah sistem penyembuhan yang dia sebut sebagai “Christian Science” pada 1879. Bukunya, Science and Health with Key to the Scriptures, membuka pengertian baru mengenai hubungan antara jiwa-tubuh-roh. Selanjutnya dia mendirikan perguruan tinggi, gereja, perusahaan penerbitan dan surat kabar yang dihormati, “The Christian Science Monitor.” Karena kesamaannya dengan kelompok-kelompok lainnya, banyak yang percaya bahwa Christian Science adalah bidat bukan Kristen.

Christian Science mengajarkan bahwa Allah – Bapa dan Ibu segalanya – adalah baik dan rohani sekali dan semua ciptaan Allah, termasuk natur yang sejati dari setiap orang, adalah keserupaan dengan Allah secara rohani yang tanpa cela. Karena ciptaan Allah itu baik adanya, kejahatan seperti penyakit, kematian dan dosa bukanlah bagian dari realita fundamental. Sebaliknya, kejahatan ini adalah akibat dari hidup terpisah dari Allah. Doa adalah jalan yang utama untuk lebih dekat kepada Allah dan menyembuhkan penyakit manusia. Ini berbeda dengan Alkitab yang mengajarkan bahwa manusia dilahirkan dalam dosa yang diwarisi dari kejatuhan Adam, dan bahwa dosa memisahkan kita dari Allah. Tanpa anugrah penyelamatan Allah melalui kematian Kristus di atas salib, kita tidak akan pernah disembuhkan dari penyakit yang paling utama - dosa.

Bukannya mengajarkan bahwa Yesus menyembuhkan sakit rohani kita (lihat Yesaya 53:5), penganut Christian Science melihat pelayanan Yesus sebagai paradigma mereka sendiri mengenai penyembuhan, dan percaya bahwa hal itu menunjukkan sentralitas penyembuhan dalam kaitannya dengan keselamatan. Penganut Christian Science berdoa untuk lebih mewujudkan realitas Allah dan kasih Allah setiap harinya dan untuk mengalami serta menolong orang lain mengalami dampak pengharmonisan dan penyembuhan dari pemahaman ini.

Bagi kebanyakan penganut Christian Science, kesembuhan rohani adalah pilihan pertama yang efektif dan sebagai akibatnya, mereka beralih pada kuasa doa sebagai ganti perawatan medis. Pihak yang berwenang kadang-kadang mempertanyakan pendekatan ini, khususnya dalam keadaan di mana perawatan kesehatan tidak dilakukan pada anak kecil. Namun demikian, tidak ada kebijakan gereja yang mewajibkan pilihan layanan kesehatan anggota.

Christian Science tidak memiliki pendeta. Sebaliknya, Alkitab dan Science and Health berperan sebagai pendeta dan pengkhotbah. Pelajaran Alkitab dilakukan setiap hari dan dibacakan secara nyaring pada hari Minggu oleh dua orang awam yang dipilih di setiap jemaat setempat. Gereja Christian Science juga melakukan kebaktian kesaksian mingguan di mana anggota jemaat menceritakan pengalaman mereka dengan penyembuhan dan regenerasi.

Dari semua bidat "Kristen” yang ada, “Christian Science” adalah yang namanya paling tidak akurat. Christian Science bukanlah Kristen atau berdasarkan sains. Christian Science menyangkal semua kebenaran inti yang membuat suatu sistem itu "Kristen." Christian Science adalah, pada faktanya, berlawanan dengan sains and menunjuk pada spiritualitas zaman-baru yang mistis sebagai jalan untuk kesembuhan fisik dan rohani. Christian Science harusnya dilihat sebagai bidat dan ditolak karena merupakan bidat anti Kristen.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...