Jawaban:
Christian Science mengajarkan bahwa Allah – Bapa dan Ibu segalanya – adalah baik dan rohani sekali dan semua ciptaan Allah, termasuk natur yang sejati dari setiap orang, adalah keserupaan dengan Allah secara rohani yang tanpa cela. Karena ciptaan Allah itu baik adanya, kejahatan seperti penyakit, kematian dan dosa bukanlah bagian dari realita fundamental. Sebaliknya, kejahatan ini adalah akibat dari hidup terpisah dari Allah. Doa adalah jalan yang utama untuk lebih dekat kepada Allah dan menyembuhkan penyakit manusia. Ini berbeda dengan Alkitab yang mengajarkan bahwa manusia dilahirkan dalam dosa yang diwarisi dari kejatuhan Adam, dan bahwa dosa memisahkan kita dari Allah. Tanpa anugrah penyelamatan Allah melalui kematian Kristus di atas salib, kita tidak akan pernah disembuhkan dari penyakit yang paling utama - dosa.
Bukannya mengajarkan bahwa Yesus menyembuhkan sakit rohani kita (lihat Yesaya 53:5), penganut Christian Science melihat pelayanan Yesus sebagai paradigma mereka sendiri mengenai penyembuhan, dan percaya bahwa hal itu menunjukkan sentralitas penyembuhan dalam kaitannya dengan keselamatan. Penganut Christian Science berdoa untuk lebih mewujudkan realitas Allah dan kasih Allah setiap harinya dan untuk mengalami serta menolong orang lain mengalami dampak pengharmonisan dan penyembuhan dari pemahaman ini.
Bagi kebanyakan penganut Christian Science, kesembuhan rohani adalah pilihan pertama yang efektif dan sebagai akibatnya, mereka beralih pada kuasa doa sebagai ganti perawatan medis. Pihak yang berwenang kadang-kadang mempertanyakan pendekatan ini, khususnya dalam keadaan di mana perawatan kesehatan tidak dilakukan pada anak kecil. Namun demikian, tidak ada kebijakan gereja yang mewajibkan pilihan layanan kesehatan anggota.
Christian Science tidak memiliki pendeta. Sebaliknya, Alkitab dan Science and Health berperan sebagai pendeta dan pengkhotbah. Pelajaran Alkitab dilakukan setiap hari dan dibacakan secara nyaring pada hari Minggu oleh dua orang awam yang dipilih di setiap jemaat setempat. Gereja Christian Science juga melakukan kebaktian kesaksian mingguan di mana anggota jemaat menceritakan pengalaman mereka dengan penyembuhan dan regenerasi.
Dari semua bidat "Kristen” yang ada, “Christian Science” adalah yang namanya paling tidak akurat. Christian Science bukanlah Kristen atau berdasarkan sains. Christian Science menyangkal semua kebenaran inti yang membuat suatu sistem itu "Kristen." Christian Science adalah, pada faktanya, berlawanan dengan sains and menunjuk pada spiritualitas zaman-baru yang mistis sebagai jalan untuk kesembuhan fisik dan rohani. Christian Science harusnya dilihat sebagai bidat dan ditolak karena merupakan bidat anti Kristen.

